Saat melakukan modifikasi motor banyak hal yang harus dilakukan apalagi usai kegiatan selesai dikerjakan. Salah satunya bagaimana tips perawatan yang tepat agar kendaraan itu tetap aman dan nyaman untuk dikendarai.
Perawatan motor yang baru selesai dimodifikasi ini harus langsung dilakukan guna menjaga kualitas motor tetap baik. Karena meski tidak berubah standarnya, namun secara kinerja dan kebutuhan energi kendaraan ini akan alami perubahan yang signifikan.
Berdasarkan hal tersebut, artikel ini akan bahas sepenuhnya terkait tips perawatan motor yang tepat untuk dilakukan usai modifikasi.
Modifikasi Motor: Tips Perawatan yang Tepat Setelah Kegiatan Dilakukan

Melakukan modifikasi pada motor pastinya harus dilakukan dengan cara yang tepat sehingga tidak merusak standar dari pabrik brand kendaraan tersebut serta tidak merusak kinerjanya.
Selain pada saat modifikasi, usai kegiatan itu dilakukan perawatan yang tepat juga harus dilakukan agar kondisi motor bisa tetap baik, aman, awet, dan nyaman saat dikendarai.
Berdasarkan hal tersebut, memang seperti apakah tips-tips yang tepat terkait merawat motor usai modifikasi yang tepat untuk dilakukan? Mari simak seluruhnya melalui bahasan berikut ini!
1. Rutin Ganti Oli
Usai lakukan modifikasi, penting bagi Anda untuk rutin mengganti oli motor pribadi supaya kinerjanya bisa tetap terjaga dengan baik. Apalagi setelah kegiatan itu, biasanya kendaraan jadi lebih memanas dan kompresinya meningkat.
Oleh itulah, fungsi pelumasan oli lebih mudah menurun dibandingkan sebelum modifikasi dilakukan. Jika dibiarkan, kinerja kendaraan bisa menurun bahkan gesekan antar komponen pada motor bisa dengan mudah terjadi.
Saat lakukan ganti oli rutin ini, pastikanlah untuk ganti dengan jenis oli yang sesuai dengan motor Anda agar kualitas kendaraan tetap terjaga sehingga dapat tetap dikendarai dengan aman dan nyaman.
2. Rutin Beri Cairan Pengkilap
Jika Anda lakukan modifikasi fisik terhadap motor pribadi, penting untuk rutin berikan cairan pengkilap dua minggu sekali pada kendaraan tersebut.
Bahan yang dipakai pada saat modifikasi fisik seringkali adalah yang terbuat dari aluminium, kuningan tidak berkarat, dan galvalume yang mana meskipun ini tidak mudah karatan dan bisa kena air, namun bila dibiarkan ia akan mudah alami kusam.
Oleh sebab itulah, pemberian cairan pengkilap ini pun akhirnya menjadi suatu hal yang penting untuk Anda lakukan.
3. Pakai Starter Kaki
Saat hendak menyalakan motor yang usai dimodifikasi pertama kali setiap harinya, pastikanlah untuk menyalakannya dengan starter kaki.
Hal ini bertujuan agar gesekan mesin saat starter dinyalakan bisa diminimalisir sehingga kendaraan bisa jadi lebih awet dan tidak mudah panas.
Dengan melakukan starter kaki usai modifikasi motor, oli mesin dapat menyebar terlebih dahulu ke seluruh komponen mesin sehingga kendaraan pun tetap aman dan nyaman untuk dikendarai.
4. Parkir di Tempat yang Tepat
Motor yang sudah dimodifikasi, biasanya akan menjadi lebih sensitif kondisinya dibandingkan yang sebelum dimodifikasi, salah satunya lebih mudah terkelupas dan kusam bila tidak dirawat dengan benar.
Cara untuk mencegah hal itu terjadi adalah dengan memarkirkan motor tersebut di tempat yang teduh seperti bawah pohon rindang, bawah atap, dan area tertutup lainnya.
Meski tempat yang tertutup, pastikanlah tempat parkirnya ini punya sirkulasi udara yang bagus supaya motor tidak mudah alami overheat maupun karatan pada area yang dimodifikasi.
Jadi, itulah dia berbagai tips perawatan yang tepat usai modifikasi motor dilakukan yang dapat Anda ketahui. Pastikan untuk dilakukan supaya kendaraan Anda tetap awet serta keselamatan dan kenyamanan pribadi saat motor dikendarai juga terjamin.
